KAMI ADALAH MAHASISWA UPBJJ YOGYAKARTA FISIP ILMU PERPUSTAKAAN S1 TAHUN 2017
NAMA : CATUR KISWANA PUTRA
NIM : 021812568
Alamat : Jl. Wanagama 1, Banaran 2, Rt: 08 Rw: 02 Banaran, Playen, Gunungkidul, yogyakarta
DI BAWAH INI ADALAH HASIL RESUME, RANGKUMAN, RINGKASAN MODUL 8 PENGANTAR IILMU KEARSIPAN
MANAJEMEN REKOD INAKTIF, PENAKSIRAN, RETENSI, DAN
PEMUSNAHAN REKOD
KB 1 MANAJEMEN REKOD INAKTIF
· Rekod inaktif lazimnya tdk disimpan di unit masing2,
melainkan disimpan di pusat rekod, dg tidak lagi menggunakan pendekatan
pemberkasan menurut berbagai system( abjad, klasifikasi, numeric, dsb)
melainkan menurut seri artinya beberkaskan berdasar kegiatan unit masing2.
· Secara umum 40%rekod sebuah instansi merup rekod
inaktif, dg rincian 30% rekod inaktif, dan 10% rekod jangka panjang
· Rekod inaktif adl rekod yg jarang digunakan namun hrs
tetap dipertahankan utk keperluan rujukan atau memenuhi syarat retensi sesuai
ketentuan undang2
· Dalam menentukan cara yg paling cocok utk menyimpan
rekod inaktif dari segi manajemen rekod dan pemakai perlu pertimbangan hal2
berikut:
1. Pengembangan jadwal pemusnahan
2. Keputusan menyangkut media penyimpan
3. Keputusan menyangkut fasilitas penyimpanan
· Migrasi = perubahan bentuk rekod, missal dari kertas
diubah jadi bentuk elaktronik
· Dalam memilih tempat penyimpanan rekod inaktif terdapat
3 pilihan:
1. Menggunakan ruang yg ada yg tdk cocok utk keperluan
kantor, namun memenuhi syarat fisik&lingkungan utk menyimpan rekod inaktif
2. Mendirikan gedung utk menyimpan rekod, biar lokasi
jauh, namun hemat krn harga tanah atau sewanya lbh rendah
3. Menggunakan jasa commercial record centre atau pusat
rekod komersial yg sepenuhnya dikelola oleh swasta
· Sebuah instansi atau perush akan menggunakan jasa
commercial records centre apabila:
1. Memiliki sedikit rekod inaktif
2. Perlu menyimpan rekod dlm jarak lebih dr 50 km,
khususny utk rekod vital, alas an penanggulangn bencana atau alas an lain
3. Tdk memiliki ruang atau tempat penyimpanan rekod
inaktif yg ekonomis
4. Kapasitas milik instansi/perush telah melewati
kapasitas penyimpanan
5. Instansi/perush mmg tdk bermaksud mengoperasikan pusat
rekodnya
· Tujuan pembentukan pusat rekod (inaktif) sbb:
1. Mengurangi volume total rekod yg disimpan di kantor dan
tempat penyimpanan
2. Mengendalikan arus rekod dinamis dari kantor ke tempat
penyimpanan yg hemat biaya
3. Membebaskan ruang dari penyimpanan rekod inaktif
4. Menyususn system temu balik yg efisien
5. Menyususn program microfilm bila it menghemat biaya
simpan
6. Menyelenggarakan pengamanan total atas rekod inaktif
· 5 metode yg digunakn utk menghitung biaya penggunaan
pusat rekod komersial, semuanya berdasar biaya per meter persegi yg digunakan
1. Metode pertama, memasukkan ongkos temu balik rekod
sudah termasuk dlm biaya penyimpanan.
2. Metode kedua, di samping sewa penyimpanan ditambahkna
biaya temu balik yg dihitung atas dasar per jam
3. Ketiga, mencakup sewa gedung ditambah biaya tetap atas
berbagai jenis jasa
4. Keempat, menggunakan kontrak jasa
5. Kelima, menggunakan gabungan berbagai metode di atas,
trmasuk jaminan minimum jml temu balik +setiap kali penelusuran di atas jumlah
yg ditentukan
· Penyimpanan Ing-griya (in house) artinya penyimpanan
rekod di fasilitas yg dioperasikan oleh sebuah instansi/perush.dgn tidak
memandang apakah lokasi penyimpanan berada di lngkungan gedung sendiri atau di
premis gedung yg terpisah
· Untuk menghitung biaya operasi fasilitas penyimpanan
rekod ing-griya maka manajer rekod harus mengetahui isu yg dihadapinya: a.l: a.
tuntutan akses b.volume rekod yg akn
disimpan c. tingkat jasa yg diberikan d.
jenis rekod inaktif yg akn disimpan
· Criteria yg diterapkan pd jasa penyimpanan swsta
menyangkut sbb:
a. Pengamanan thd rekod, khususnya perlindungan akses thd
pihak yg tdk berwenang
b. Perlindungan thd gangguan lingkungan
c. Rencana pengembangan
d. Jasa temu balik
e. Jasa pemusnahan
f. Media yg disimpan
g. Mutu hubungan dg nasabah dan reputasi perush
h. Jasa lain
i. Kontrak dan pembayaran sewa
· Fasilitas penyimpanan ing-griya : rak dan lemari,
mobile shelving, tangga, container, susunan rak, media
· Transfer rekod dinamis, artinya pemindahan rekod aktif
ke pusat rekod inaktif atau ke tempat lain.
· Cara pemusnahan rekod inaktif: rekod kertas didaur
ulang, dgn dicacah, kemudian dibuat bubur (pulp). Rekod nonkertas, dg dibakar,
smakin ditentang pihak pecinta lingkungan, maka microfilm harus dicacah atau
granulasi artinya dicacah menjadi potongan kecil2
KB 2 PENAKSIRAN (APPRAISAL), RETENSI, DAN PEMUSNAHAN
REKOD
· Program retensi rekod adl program yg memuat jadwal dan
prosedur penyimpanan rekod sebuah badan, organiasasi atau perorangan,
memindahkannya ke penyimpanan rekod inaktif berdasarkan nilainya.
· Taksiran atau appraisal adl fungsi arsip utk menentukan
pemusnahan rekod inaktif berdasar nilainya
· Retensi memiliki 2 tujuan utama: yaitu:
1. Memenuhi keperluan instansi/perush: mengurangi biaya,
efisiensi dan konsistensi temu balik
2. Tuntutan/persyaratan perundang2an →Kitab Undang2 Hukum
Dagang, UU Dokumen Perusahaan No.8 th 1997
· Taksiran rekod inaktif adl pemeriksaan atas data yg
terkumpul melalui inventaris rekod inaktif guna menentukan nilai masing2 seri
rekod inaktif bagi instansi
· Proses taksiran bertujuan memperoleh retensi dan
pemusnahan rekod inaktif
· Langkah menyusun jadwal retensi rekod inaktif:
1. Menentukan nilai seri→ : nilai administratif→ nilai yg
dimiliki rekod thd instansi/perush yg menciptakan rekod inaktif dlm melakukan
kegiatan
Nilai
fiskal→ nilai yg terkandung dlm rekod menyangkut dokumentasi pengguanaan
anggaran pemerintah yg diperlukan utk audit
Nilai
hukum→ menyangkut kepemilikan, persetujuan, dan transaksi
Nilai
historis→ disimpan utk keperluan sejarah
2. Menyusun periode retensi
3. Menentukan persyaratan, dan periode retensi
· Factor yg perlu dipertimbangkan dlm menyusun jadwal
retensi rekod: 1. Ketentuan perundang2an→ pasal 6 KUHD
2.ketentuan pemerintah 3. Pembatasan undang2
· Implementasi program retensi→ penyusunan jadwal,
penyebaran jadwal retensi, tinjau ulang dan revisi jadwal, serta penyusunan
pedoman kebijakan retensi
· Di AS trdapat Undang2 bernama Uniform Photographic
Copies of Bussines and Public Records as Evidence Act ( UPA)yg menyatakan bahwa
reproduksi kopi statis memiliki kekuatan hokum yg setara dgn kopi aslinya.
· Pemusnahan : a. rekod inaktif dimusnahkan scra
sistematis sesuai dg program retensi
b. program retensi rekod inaktif hrs pny tanggung jawab
c. hrs ada prosedur yg memungkinkan penghentian
pemusnahan rekod inaktif yg ada kaitannya dg ligitasi dan penyidikan pemerintah
d. pendokumentasian pemusnahan rekod inaktif harus
disimpan
· Metode pemusnahan: a. pencacahan b. pembakaran c. penusnahan kimiawi d. pembuburan
ConversionConversion EmoticonEmoticon