KAMI ADALAH MAHASISWA UPBJJ YOGYAKARTA FISIP ILMU PERPUSTAKAAN S1 TAHUN 2017
NAMA : CATUR KISWANA PUTRA
NIM : 021812568
Alamat : Jl. Wanagama 1, Banaran 2, Rt: 08 Rw: 02 Banaran, Playen, Gunungkidul, yogyakarta
DI BAWAH INI ADALAH HASIL RESUME, RANGKUMAN, RINGKASAN MODUL 2 PENGANTAR IILMU KEARSIPAN
MANAJEMEN SURAT EDARAN FORMULIR
KB 1 MANAJEMEN SURAT EDARAN
· Surat edaran→directives→ artinya pernyataan kebijakan
dan prosedur yang dikeluarkan badan korporasi, termasuk kantor, sekolah, yayasan,
perguruan tinggi dan sejenisnya.mencakup pengumuman kantor, bulletin, pengumuman
direksi, pernyataan pimpinan, surat edaran, dll
· Surat edaran merup surat yang memandu, memerintahkan atau
member informasi kepada karyawan dalam sebuah badan korporasi tentang pekerjaan mereka
· Program manajemen surat edaran terdiri dari 2 aspek:
1. Penyusunan dan pengoperasian system surat edaran. 2.
Analisis dan control surat edaran
· System surat edaran:
1. Aras tunggal(single level) →hanya ada 1 sistem yang ada
untuk seluruh badan korporasi dan smua isu harus sesuai dgn standar tunggal
→digunakn pada korporasi kecil hingga menengah.
2. Aras ganda(multiple level) →pada tingkat administrative
tertinggi disusun system utama, sedangkan system individual diperbolehkan pada
aras rendah, namun tetap berpegang pada skema klasifikasi subyek standar.
→digunakan pada badan korporasi besar, system desentralisasi
· Surat edaran permanen→ memiliki nilai rujukan
berkesinambungan dan kemaknawian (signifikansi) jangka panjang→ surat edaran yang
berlaku terus sampai saat dicabut atau digantikan dg surat edaran baru. Nama yang
lazim digunakan : perintah, instruksi, dan peraturan
· Surat edara sementara→ surat edaran temporer→bersifat
transisi belaka, tidakmemilki nilai rujukan berkesinambungan. Nama yg lazim
digunakn ialah pengumuman, bulletin, surat edaran, dan sirkiler.
· Berkas surat edaran terbagi atas 2 jenis:
1. Berkas historis(history file) →surt edaran yang kontinyu,
permanen yang pnah dikeluarkan oleh badan korporasi
2. Berkas rujuka induk(master reference files) → harus
disusun berdasar kode klasifikasi subyek
· Indeks→ sebagai alat bantu untuk mengetahui lokasi semua isu
dalam system.
· Indeks surat edaran ada 2:
1. Indeks numerik→ sebuah daftar surat edaran mutakhir yang
disusun menurut nomor kontrol→ disebut juga senarai uji atau daftar inventaris
2. Indeks subyek→berisi daftar kata kunci yang disusun
menurut abjad sesuai dengan nomor control yang berkaitan dengan surat edaran.
· Klasifikasi →berdasar subyej utk mencegah duplikasi,
konflik, kelemahan procedural atau celah dalam cakupan.
· Sifat dari bagan klasifikasi:1. Lengkap 2. Luwes 3.
Logis 4. Terbatas 5. Tepat
· Pengkodean atau penyandian→pemberian symbol atau
singkatan(angka, huruf, kombinasi alfanumerik) ke subyek yang terdaftar papa table
klasikfikasi subyek.
POLA
klasifikasi
|
Numeric
|
Alphabet
|
Numericduplex
|
Alfanumerik
|
Numeric subyek
|
Decimal
|
Personalia
|
110
|
A
|
3
|
I/A
|
PERS
|
1
|
Karyawan
|
110
|
Aa
|
3-1
|
A/1
|
PERS-1
|
1.1
|
· Metode surat edaran yg direvisi(artinya penulisan ulang
sepenuhnya atas surat edaranyg ada) → dg cara menambahkan awalan abjad ke kode
klasifikasi subyek subyek yg telah ditentukan.cth: kode
OA-144→OA-144-1A→OA-144-1B
· Atau dgn
menambah tanda hubung atau tanda sejenis.cth: O-144→ OA-144.1-1 atau OA-144.1/1
· Format yang digunakan utk menyajikan materi surat edaran,
antara lain:
1. Format outline → mengatur informasi dlm bentuk
ringkasan dalam hierarki abjad dan numeric. → sangat terstruktur, format serba
guna.
Butir2 informasi yg dimuat dlm format outline:
1.
Perusahaan yg
mengeluarkan surat edaran
2.
Pengenal surat
edaran
3.
Kode bagian
pembuat surat edaran
4.
Tanggal persetujuan
or tanggal efektif mulai berlaku
5.
Perihal masalah
6.
Kode distribusi
7.
Identifikasi
halaman berikutnya
8.
Blok persetujuan
atau tanda tangan
2.
Format playscript
→ berdasar model drama dg nama pelaku( petugas yg bertanggung jawab) tertera
pada bagian sisi halaman. Berguna dlm memerinci prosedur. Kerugian: tdk
bersifat hierarkis, tdk memerinci sebuah fungsi menjadi rutin dan subrutin spt
outline
· Pengaturan surat edaran:
1.
Urutan paragraph
2.
Pinggiran/indensi
3.
Penomoran
halaman
4.
Materi suplemen
5.
Angka
6.
Rujukan
7.
Lembaran
pengantar
8.
Revisi
9.
Suplemen
· Factor yg perlu dipertimbangkan dlm system system
distribusi surat edaran:
1.
Pendistribusian
secara selektif
2.
Didistribusikan
secara langsung
3.
Pendistribusian
secara konsisten
4.
Distribusi
berdasarkan jabatan
· Analisis dan control surat edaran mencakup analisis isi
surat edaran, bantuan editorial pd konseptor surat edaran, koordinasi surat
edaran yg baru atau akan direvisi dgn berbagai unit organisator, pemberian
nomor control dan pembinaan system surat edaran scra keseluruhan.
· Pemberian nomor control surat edran disertai skema
klasifikasi subyek dilakukan setelah persetujuan dari pihak pembuat.
KB2 MANAJEMEN FORMULIR
· Formulir adl sehelai kertas tercetak yg memuat ruangan
utk diisi oleh perorangan atau instansi
atau perusahaan.. Formulir terbagi
menjadi 2 kelompok:
· Formulir intern =digunakan dlm sebuah instansi/
perusahaan, penggunaannya terstruktur. Cth: form.kepegawaian, f.pengadaan,
penjualan, f.pengeluaran
· Formulir ekstern= dikeluarkan instansi /perusahaan dg sasaran pengisian
atau penggunaanya oleh pihak luar. Cth:order pembelian, yaitu faktur dan memo
kredit
· Alas an penggunaan formulir:
1. Penyeragaman kerja. 2. Memudahkan
penggolongan/klasifikasi data. 3.Memudahkan pemberkasan
· Manajemen formulir bertujuan utamanya untuk
meningkatkan efisiensi dan produktivitas sambil menekan biaya
· Untuk mencapai sasaran tsb manajemen formulir melekukan
tindakan:
1. Meniadakan formulir yg tidak perlu
2. Konsolidasi formulir yg bertujuan sama
3. Mencegah formulir baru yg tidak perlu & revisi yg
tdk perlu thd form.yg ada
4. Mendesain form.utk memperoleh efektivitas max
5. Memutuskan media yg plg cocok utk setiap formulir
· Komponen program manajemen formulir meliputi:
1. Inventarisasi semua formulir
2. System penomoran yg baku
3. Catalog deskriptif utk semua staf
4. Panduan desain formulir
5. Prosedur produksi formulir
6. Prosedur penyimpanan dan distribusi formulir
· 2 kegiatan utama program manj rekod: analisis →mengidentifikasi
kebut.pemakai, &desain→ menggunakan informasi dari analisis utk membuat
format yg baik
· Peraturan desain formulir:
1. Gunakan kotak atau keterangan kiri atas
2. Gunakan keterangan yg jelas dan deskriptif
3. Sediakan ruangan yg cukup utk menulis informasi
4. Selalu menempatkan nomor formulir pd tempt yg sama
5. Margin 1cm, dan 2 cm utk tmpat lubang
6. Gunakan huruf sans serif utk tajuk,
7. Tulis instruksi scr jelas dan singkat
8. Urutan distribusi hrs dinyatakan bila form.ganda
9. Gunakan kertas nirkarbon utk form.multikopi.
· Penyimpanan bentuk kertas → menggunakan formulir
ing-griya( in-house forms) dg menggunakn perangkat lunak desain formulir atau
grafika,
· Bentuk elektronik
penyimpananya dg diotomasikan
ConversionConversion EmoticonEmoticon