KAMI ADALAH MAHASISWA UPBJJ YOGYAKARTA FISIP ILMU PERPUSTAKAAN S1 TAHUN 2017
NAMA : CATUR KISWANA PUTRA
NIM : 021812568
Alamat : Jl. Wanagama 1, Banaran 2, Rt: 08 Rw: 02 Banaran, Playen, Gunungkidul, yogyakarta
DI BAWAH INI ADALAH HASIL RESUME, RANGKUMAN, RINGKASAN MODUL 3 PENGANTAR IILMU KEARSIPAN
METODE PEMBERKASAN
KB 1 METODE PEMBERKASAN SISTEM ABJAD
· 5
sistem utama dalam pemberkasan rekod:
1. Abjad
2.
Numeric
3. Klasifikasi
4.
Kronologis
5. Warna
· Penyusunan menurut nama
→ pemberkasan rekod dg urutn nama orang, organisasi, badan,
&bisnis. → system abjad sederhana, plg mudah dibuat& digunakan
· Berkas abjad nama disebut pemberkasan langsung,
→Langsung dpt diakses pemakai, tidak diperlukan indeks nama
· Order of entry →unit yg pertama yg merupakan dasar
penjajaran dan pengabjadan.
· Pustakawan sejak tahun 1876 mulai mengembangkan
peraturan penjajaran (filling) menurut abjad. →1. Filling Rules for Dittionary
Catalog of the Library Congres. 2. ALA
Rules for Fillling Catalog Card. ALA→American Library Assosiation
· Untuk rekod, ARMA (Assosiation Records Managers and
Administrators dari Amerika Serikat mengeluarkan peraturan Alphabetical Filling
Rules th 1985.
· 7 peraturan ARMA yg diterjemahkan dlm bhs Indonesia:
1. Abjadlah dg menyusun berkas dalam tata urutan unit demi
unit dan menyusul scr abjad pd masing2 unit.
2. Setiap unit pemberkasan dlm sebuah segmen pemberkasan
hrs dipertimbangkan. Mencakup kata depan, kata sambung, &kata sandang,
kecuali ‘the’ diperlakukan sbg unit penjajaran terakhir.
3. Jajarkanlah dg prinsip nothing before something= segmen
unit tunggal mendahului segmen unit jarak.
4. Dalam mengabjad, abaikan tanda baca
5. Anka Arab dan Romawi disejajarkan sebelum huruf. Semua
angka Arab mendahului Angka Romawi
6. Akronim dan tanda panggilan pemancar radio, stasion
televise dijajarkan sebagai unit tunggal.
7. Berkaskanlah pd nama atau gelar yg paling lazim
digunakan.
· Pemberkasan menurut nama paling cocok bilamana
korespondensi dan berkas kasus masih kecil dan penambahan dirasakan tdk terlalu
banyak.
· PELAJARI PERATURAN NAMA MODUL HALAMN 3.5- 3.19
· Masalah dlm pemberkasan rekod menurut nama:
1. Korespondensi tertulis dan tanda tangan sering kali
sulit ditafsirkan →terjadi salah pemberkasan
2. Terjadi kesulitan bila menghadapi nama yg lazim
terdapat( terutama nama tunggal yg sama)
3. Untuk nama jawa, banyak nama Su….o, &inggris banyak
sekali nama keluarga yg sama, → harus ada unsure pembada
4. Nama yg sama/mirip menyebabkan pemakai hrs merunut
banyak berkas
5. Tdk dapat menampung rekod dengan volume besar
6. Perluasan berkas sulit dilakukan
7. Sulit dlm pemusnahan rekod→ system abjad tdk berkaitan dg
usia rekod
· Keuntungan system abjad
1. Pemahaman serta pelaksanaanya mudah, dan sederhana
2. Bersifat swaindeks→ sudah mampu mendindeks arsip
dinamis itu sendiri, sehingga tdk
memerlukan indeks terpisah
3. Luwes →tajuk baru dapat ditambahkan pd setiap berkas tanpa
merusak keseluruhan berkas
4. Lansung →langsung dapat digunakan
· Kelemahan system abjad
1. Utk menemu balik makalah dlam jumlah besar →waktu lama→
mengurangi kecepatan operasi system
2. Akan terjadi kekacauan bila ada nama yang sama
3. Berka munglin dimasukkan ke berkas yg memiliki tajuk yg
berlainan atau salah pemberkas krn kekeliruan penulisan nama
4. Kesulitan meramalkan ruang atau tempat yg
diperlukan utk berbagai huruf
· Susunan menurut geografif
→ susunan rekod dalam urutan abjad berdasa tempat atau lokasi. → berguna
untuk:
1. Perusahaan yg memiliki cabang di berbagai lokasi
2. Perusahaan yg memiliki lisensi utk beroperasi di
provinsi tertentu namun tdk boleh giat di kawasan lain.
3. Perusahaan utilitas semacam perush.gas, listrik, air,
telpon, dimana nama dan nomor jalan merup.hal penting bila timbul masalah
4. Perush.pembangun (developer), real estate yg memiliki
daftar tanah, bangunan yg disusun menurut daerah
5. Penjual melalui pos, penerbit, took buku, pedagang
kelas besar yg menggunakan jasa pos
6. Perush.yg mengkhususkan diri berpromosi pd kawasan
tertentu., dll.
· Pemberkasan geografis memerlukan indeks abjad terutama
utk nama yg berubah krn perundang2an, sejarah, maupun perubahan abjad.
· Keuntungan
pemberkasan geografis:
1. Langsung dapat dilakukan tanpa rujukan ke indeks
2. Penentuan lokasi scra cepat bila diketahui subyek yg
dibahs
3. Manajer dapat menilai keberhasilan atau kegagalan di
berbagai daerah
4. Perkiraan visual aktivitas berkas dalam sebuah kawasan
dapat segera diketahui
· Kerugian pemberkasan geografis:
1. Perlu kerja tambahan krn pemakai harus menyusun 2
berkas, → berkas berdasa geografis dan berkas abjad utk indeks
2. Apabila memiliki 2 alamat maka manajer harus menyusun
rujukan kedua alamat
3. Salah pemberkasan dpt terjadi krn ada 2 nama kota/tmpat
yg sama
4. Utk hasil lbh baik, hendaknya digabung dg metode
alfabetis atau numeric
· Pemberkasan menurut abjad subyek → pendekatan pd subyek, bukan lokasi atau nama
korespondensi, dikenal dgn nama berkas data, informasi ataupun topic.
· Masalh inti dlm pemberkasan subyek→ pemilihan kata atau
frase (ungkapan) yg akan digunakan
· Subyek yg digunakan harus ringkas, mampu
mendeskripsikan materi yg diwakilinya dan tdk bersifat taksa→ tdk menimbulkan
berbagai tafsiran
· Keuntungan pemberkasan subyek→ penghematan waktu karena
semua komentar tertulis menyangkut sebuah topic, situasi, proyek, masalah, yg
memerlukan keputusan atasan terkelompok menjadi satu, tidak tersebar menurut
nama koresponden atau pengirim surat.
· Kerugian pemberkasan subyek: →bila metode nya kurang
tepat.
1.
Daftar subyek dan
subdivisi cenderung tumbuh tak terkendali
2.
Pemberkasan tidak
akan efektif apabila istilah yg digunakan tidak dibatasi
3.
Memerlukan bantuan
analis rekod yang berpengalaman
4.
Cenderung
menggunakn nama petugas yg bertanggung jawab atas sebuah bagian krn mudah
diingat,, pdhl ptugas tsb dpt sj pindah ke bagian lain
5.
Memerlukan system
rujukan silang yg luas utk menyatukan berbagai subyek terkait, termasuk
informasi statistic dan daftar alamat
KB 2 METODE PEMBERKASAN NON ABJAD
· Metode pemberkasan non abjad:
1. Alfanumerik
2. Klasifikasi
3. Numeric
4. Warna
5. Kronologi
· Alfanumerik → gabungan antara system abjad dengan sisitem numeric.
Mula2 disusun menurut abjad, kemudian disusun menurut nomor di bawah urutan
abjad
· Klasifikasi →DDC kurang cocok utk pemberkaan rekod, namun demikian
banyak korporasi yg menggunakan system klasifikasi decimal utk pemberkasan
rekod, namun tdk hrs slu mnggunakan 10
kelas utama. Cth: Willliam Decimal System → perush.kereta api, menggunakan 6
kelas utama, dan 2 kategori kosong
· Tidaklah benar kalu klasifikasi tdk cocok utk manaj
rekod, krn klasifikasi jg digunakan utk rekod dan arsip.hanya saja pendekatan
yg digunakan bukanlah pendekatan subyek, spt yg digunakan pustakawan.
· Pemberkasan menurut numeric artinya pemberkasan menggunakan angka. Ada 2 macam: 1. Berurut,
→ serial → system numeric langsung krn lgsg diatur menurut nomor urut. 2.
Duplex. : terminal-digit-system dan middle-digit system
· System pemberkasan numeric cocok untuk:
a.
perush.asuransi yg menyimpan rekod menurut nomor polis
b. badan kesejahteraan social yg menyimpan rekod
menurut nomor kasus
c. perush bangunan yg berkaitan dgn nomor kontrak atau
nomor surat perintah kerja, nomor stok, dan suku cadang
d. arsitek yg menggunakan nomor kontrak
e. bengkel automobile yg menyusun order pekerjaan berdasar
nomor mobil
f. perush.real estate yg membuat daftar property
menurut kode nomor
g. kantor pengacara
· System penomoran menurut nomor urut cocok utk berkas dgn volume 1000-10.000 berkas rekod.
· Keuntungan system penomoran urut:
1. Cocok untuk keperluan badan korporasi
2. Hemat waktu, tenaga dan uang
3. Mudah digunakan
4. Perluasan berkas mudah dilakukan dan tanpa batas
5. Penyimpanan dan temu balik mudah digunakan
6. Transfer rekod inaktif mudah digunakan.
7. Semua rujukan silang muncul dlm berkas kartu dan tidak
mengganggu folder atau arsip berkas
8. Aman → dg tanda nomor, tdk akan menarik perhatian orang
yg melihatnya
9. Jarang terjadi kesalahan antara mencocokkan nomor
tagihan dg no.pembayaran
10. Daftar nama dan alamat koresponden dapat segera
ditemukan dari berkas kartu abjad
11. Menghemat waktu dan tenaga pemberian nomor label
12. Folder yg salah jajar dpt ditemukan dg mudah krn nomor
yg salah tempat ditemukan lebih cepat drpd folder yg disusun menurut abjad
· Kerugian system penomoran urut:
a. Pembuatan nomor, penyalinan nomor, dan angka yg tdk
tertulis sulit dideteksi
b. Pemberkasan numeric merup metode tidak langsung
c. Biaya lebih mahal drpd pemberkasan abjad krn perlu
pembuatan folder dan panduannya
d. Pemakai terlebih dahulu harus memeriksa indeks abjad,
e. Ada 2 metode pemberkasan, yaitu numeric dan abjad. Jd
ada 2kelemahan yg terjadi sekaligus
f. Dg 2 kali pemilahan, berarti memerlukan waktu extra
g. Bila berkas semakin besar, semakin sulit mengingatnya→
peluang kesalahan pembarkasan
· System penomoran tak berurutan (nonconsecutive
numbering) adl sisitem penomoran yg tdk memiliki urutan logis atau apabila
memiliki, maka nomor yg mengikuti nomor lainnya dalam blok lainnya dihilangkan.
System ini terbagi menjadi 2 : terminal-digit dan middle digit
· Terminal
digit: 091941 → 09=tersier
(no.folder); 19= sekunder ( no.
panduan); 41= primer ( no.rak/laci)
· Terminal digit cocok utk rumah sakit, dan instansi yg
memiliki volume rekod lebih dari 10.000 dan rekod yg masuk dgn segera
diteruskan ke bagian rekod
· Keuntungan system digit terminal:
1.
Galat/error yg
terjadi lebih sedikit
2.
Beberapa pemakai
dapat menelusuri dan menemu kembali bersamaan krn mrk bekerja pd tempt yg
berlainan dlm pemberkasan
3.
Tercipta tanggung
jawab yg efektif, krn dlm berkas yg besar, seorg rekod bertugas pd seksi
tertentu
4.
Besarnya berkas
rekod tidak mempengaruhi system, krn dilakukan menurut digit
primer&sekunder
5.
Pemilahan berkas
dpt dilakukan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih cermat
· Kerugian system digit terminal:
a.
Memerlukan
pelatihan khusus
b.
Apabila sebuah
blok berkas bernomor unit diperlukan maka rekod harus diambil dari berbagai
lokasi
c.
Menghentikan
system digit terminal memerlukan waktu lebih panjang krn rekod tidak
diberkaskan menurut kronologis
d.
Sebuah berkas yg
salah tempat, sulit ditemukan krn kesamaan nomor.
· Middle-digit (digit di tengah) → 764303→ 76=sekunder(no.panduan); 43=primer(no.rak,laci atau seksi berkas);
03=tersier(no.folder)
· Pada system middle-digit diperlukan kesatuan blok (integritas
blok) atau block integrity→semua rekod
yg berkaitan dg 1 subyek hrs diberkaskan sama2
Tugas pemberkasan
|
Serial/nomor urut
|
Digit tengah
|
Digit akhir
|
Pemilahan
|
lambat
|
cepat
|
cepat
|
Distribusi kerja
|
Sulit membaginya secara merata
|
mudah dibagi secara merata
|
Mudah dibagi secara merata
|
Persiapan panduan berkas
|
Harus dimutakhirkan secara ajeg
|
Panduan hanya dibuat sekali saja
|
Panduan hanya dibuat sekali saja
|
Transfer&pemusnahan rekod
|
Mudah
|
Mudah
|
Sulit
|
Mengambil 100 berkas bernomor
|
Mudah dilaksanakan
|
Mudah dilaksanakan
|
Sulit dilaksanakan
|
Menempatkan rekod baru dlm berkas
|
Semuaya ditempatkn di akhir berkas
|
100rekod trakhir didistribusikn merata
|
Semuanya didistribusikan merata
|
· Penyusunan berkas menurut nomor/ numerik merup.sistem
akses tidak langsung krn pemakai harus mmeriksa indeks abjad terlebih dahulu
sebelum mengetahui kode nomor utk berkas/subyek yg diperlukannya.
· Berkas numeric memerlukan :
1. Log akses→ daftar nomor
unitutk surat dan subyek serta nomor yg tersedia utk subyek tsb.
2. Indeks abjad
3. Berkas abjad umum
4. Berkas bernomor
· Kronologi →sistem penyusunan berkas yg disejajarkan menurut
urutan tanggal, dari tanggal sampai dgn tahun. Susunan kronologi cocok untuk:
1.
Suspense
file→pending file atau tickler files→berkas yg harus dilaksanakan pd tanggal
tsb
2.
Berkas
transaksi
3.
Berkas perorangan
· Susunan kronologis tidak memerlukan indeks, rekod
disususn menurut urutan kronologi terbalik, →tanggal paling muda berada di
depan, sedang rekod pertama/plg tua berada di belakang
· Keuntungan system kronologi :
1. Apabila tahun
diketahui maka metode ini bermanfaat
2.
Cocok untuk klasifikasi menyeluruh,
3.
Mudah dilaksanakan
· Kerugian knologi :
1. Hanya bermanfaat bg badan,
perush.yg kecil saja
2. Tdk berguna bila
tahun/tanggal tdk diketahui
3. Surat
masuk terpisah dg surat keluar
· Pemberkasn Warna
→penandaan bermanfaat dlm menunjukkan sesuatu yg khusus,, biasanya diletakkan
pd label/punca (tab) yg ada pd folder
ConversionConversion EmoticonEmoticon