RINGKASAN
KERJA SAMA DAN JARINGAN PERPUSTAKAAN
MODUL
4 KEGIATAN BELAJAR 1
JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI
BIBLIOGRAFI
A. LOKAKARYA
JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI, BANDUNG 1971
Titik tolak
perkembangan jaringan informasi di Indonesia terjadi pada tahun 1971 dengan di
selenggarakannya sebuah workshop di bandung.
Workshop tersebut
berjudul Sistem jaringan Dokumentasi dan Informasi Ilmiah untuk Indonesia yang
di selenggarakan tanggal 22-24 Juli 1971. Yang terdiri atas 4 pusat sebagai
berikut :
1. Untuk
Ilmu Pengetahuan ( Sains ) dan teknologi
2. Bidang-bidang
Biologi dan Pertanian
3. Bidang
Kesehatan dan Kedokteran
4. Bidang
Ilmu Sosial Budaya
B. KERJA
SAMA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI
1. Inter-University
Computerized Network ( UNINET )
Tujuan utama di
bentuknya jaringan ini adalah untuk menghubungkan ke-45 Perguruan Tinggi Negeri
( PTN ) di bawah Departemen Pendidikan dan kebudayaan.
a. Fasilitas
yang Tersedia untuk para pemakai
b. Simpul-simpul
UNInet
Pengembangan UNInet di
pusatkan pada pengembangan hubungan kedelapan simpul.
c. Hubungan
kejaringan lain
d. Masalah-masalah
dalam Pengambangan UNInet
3 masalah utama dalam
pengembangan UNInet :
1. Penguasaan
teknologi jaringan komputer dalam lingkup peralatan yang heterogen dari
berbagai pemasok
2. Ketersediaan
fasilitas komunikasi data yang memadaidi Indonesia
3. Penciptaan
lalu lintas data pada UNInet sehingga dapat di capaiperingkat pemakaian yang
optimal.
2. Indonesia
Higher Education Network ( INHERENT )
Tujuan dan fungsi utama
ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia melalui
pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ( TIK )untuk menunjang kegiatan
serta pengelolaan perguruan tinggi.
Inherent merupakan
program pengembangan sistem dan jaringan informasi pendidikan tinggi berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang di kembangkan Direktorat Pendidikan
Tinggi Depdiknas.
a. Jaringan
Informasi Ilmu-ilmu Budaya dan Ilmu Sosial
b. Jaringan
Informasi bidang Ilmu Pengetahuan dan teknologi
c. Jaringan
Informasi bidang Biologi dan Pertanian
Pustaka memiliki fungsi
:
1) Pusat
jaringan dokumentasi, informasi ilmiah dalam bidangpertanian dan biologi.
2) Pusat
Nasional AGRIS / AIBA
-
AGRIS ( The Agricurtural Information
System for Agricultural Science adn Technology
-
CARIS ( Current Agricultural Research
Information System )
-
AIBA berpusat di Los Banos, Filiphina (
The Agricultural Information Bank for ASIA )
3) Pusat
Nasional FAO Agricultural Libraries Network/FAO-AGLINET untuk Asia,
melaksanakan kerjasama perpustakaan dan informasi perpustakaan antara berbagai
perpustakaan pertanian.
4) Sebagai
bagian jaringan informasi ilmiah dalam komoditi tanaman obat-obatan untuk
tingkat Internasional, terutama untuk kawasan Asia.
5) Sebagai
pusat Nasional FINDANIP/NFIS.
6) Sebagai
pusat nasional APEX/AAECP
d. Jaringan
Informasi bidang Kedokteran dan Kesehatan
e. Jaringan
Informasi bidang Keluarga Berencana dan Kependudukan
f. Jaringan
Informasi bidang Hukum dan Perunadang-undangan
g. Jaringan
Informasi bidang Masalah Bangunan dan Perumahan
h. Jaringann
bidang Teknologi, Lingkungan Hidup dan Alih Teknologi
i.
Jaringan Informasi bidang Pertahanan dan
Keamanan
j.
Jaringan Informasi Bidang Pemukiman
Manusia
k. Jaringan
Informasi bidang masalah Lingkungan
l.
Jaringan Informasi Pengkajian Islam
m. Jaringan
Informasi Kewanitaan
n. Jaringan
Informasi Air Bersih
o. Jaringan
Informasi dan Distribusi pangan
3. Sistem
Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum di Lingkungan Departemen Kesehatan.
Dibentuk berdasarkan
surat Keputusan Kesehatan No. 858/Menkes/S.K./XI/88 tentang Pedoman Pembinaan
Jarinag Dokumentasi aan Informasi Hukum di lingkungan Departemen Kesehatan
padsa tahun 1988.
Tujuan jarinag adalah :
a. Mengikuti
perkembangan mutakhir tentang peraturan perundang-undangan
b. Mengumpulkan,
mengolah, menyimpan secara sistematis, dan menyeluruh peraturan
perundang-undangan di lingkunganDepartemen Kesehatan.
c. Mencari
jawaban yang tepat mengenai suatu masalah yang menyangkut satu atau
lebihperaturan perundang-undangan
d. Menyebarluaskan
peraturan perundang-undangan kesehatan keseluruh tingkat lapisan masyarakat
pemakai secara cepat, tepat, dan akurat.
e. Membatu
pejabat dalam pengambilan keputusan.
Secara de fakto jaringan ini berfungsi secara maksimal karena
:
-
Faktor kelembagaan
-
Faktor biaya
-
Faktor ketenagaan
4. Jaringan
Perpustakaak Komunitas
a. Jaringan
Perpustakaan Anak 1001 Buku
b. Jaringan
Informasi Nonbibliografi
Jaringan ini merupakan
jaringan informasi yang menyediakan data nonbibliografi dan dapat di akses
paemakai.
c. Jaringan
Informasi Perindustrian di bidang Indistri kecil
Indutri kecil ialah
industri yang mempekerjakan tenaga kerja 20 orang atau kurang.
Sumber informasi di
bagi menjadi 2 bagian menurut sumbernya yaitu:
1. Informasi
yang tercatat dan dilestarikan dalam media kertas film, pita rekaman, piringan
( Disc, Disk ) bentuk mikro dan sejenisnya termasuk juga bahan pustaka yang
tidak diterbitkan
2. Perorangan,
karena kaedudukannya di masyarakat atau karena keahliannya, merupakan sumber
informasi.
d. Jaringan
Informasi perikanan indonesia
e. Jaringan
Informasi Pangan dan Gizi
f. Jaringan
informasi sumber dan teknologi energi baru dan terbarukan
g. Jaringan
informasi pasar
h. Jaringan
Iinformasi nformasi Kedelai
i.
Jarinagan Informasi Standarisasi
5. Jaringan
Perpustakaan Digital indonesia ( Indonesian Digital Library Network )
Digital Library atau
perpustakaan digital adalah suatu bentuk perpustakaan yang berada di Internet,
yang mengelola koleksi-koleksi dokumen, gambar, dan multimedia dalam format
digital.
C. DAFTAR
NAMA-NAMA PERPUSTAKAAN INDONESIA DLN
1. Indonesia
Library network
E-mail : kmrg@kmrg.itb.ac.id
Situs web : http://idln.lib.itb.ac.id
2. IPTEK
NET ( sentra Informasi IPTEK )
E-mail :
info@iptek.net.id
Situs web :
http://www.iptek.net.id
3. Jaringan
Dokumentasi dan Informasi Hukum
Situs web : http://www.jdih.or.id
4. Jaringan
Informasi ilmu Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora
E-mail : kerja
sama@pnri.go.id
Situs web : http://jibis.pnri.go.id
5. Jaringan
Informasi Kependudukan dan Keluarga
Situs web : http://www.bkkbn.go.id
6. Jarinag
Perpustakaan APTIK ( Asosiasi perguruan Tinggi Katolik Indonesia )
Situs web :
http://www.jpa.aptik.or.id
7. Jarinag
Perpustakaan Lingkungan Hidup
D. HASIL
DAN KENDALA JARINGAN SELAMA INI
Hasil yang di capai
jaringan ini adalah :
1. Jumlah
jaringan makin bertambah banyak
2. Peningkatan
kerja sama dengan berbagai pihak
3. Meningkatnya
kesadaran pemakai terutama meningkatkan literasi Informasi
4. Pembentukan
katalog induk majalah
5. Tercapainya
kerja sama jasa fotokopi artikel antar berbagai simpul jaringan
6. Berkembanganya
teknologi informasi dengan penerapan automasiperpustakaa berdampak pada
kemudahan akses informasi dengan memanfaatkan teknologi jaringan baik intranet
maupun internet.
7. Jaringan
perpustakaan digital di indonesia yang juga merupakan jaringanprrpustakaan
pertama di indonesia sejak tahun 2000.
Kendala yang di hadapi
antara lain:
-
Beban kerja yang tidak seimbangtur
-
Belum adanya produk perundang-undangan
yang mengatur kerja sama jaringan
-
Maslah keuangan.
-
Perbedaan kebutuhan informasi yang amat
berlainan
-
Sumber daya manusia
KEGIATAN
BELAJAR 2
Kerja
Sama Jaringan Perpustakaan Perguruan Tinggi Di Indonesia
A. Bentuk
Kerja Sama
Bentuk kerja sama
berupa regional, institusional, fungsional dan subjek.
Bentuk
Regional adalah bentuk kerja sama antar perpustakaan yang
terdapat di sebuah kawasan.
B. Forum
Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia
C. Forum
Perpustakaan PT-BHMN
D. Bentuk
kerja sama Institusional
1. Kerja
sama antar perpustakaan institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) se Indonesia.
2. Kerja
sama perpustakaan APTIK ( JPA )
Jarinag kerja sama
Perpustakaan APTIK adalah bentuk kerja sama perpustakaan di Lingkungan Asosiasi
Perguruan tinggi katholik di Indonesia.
Kerja sama yang di
lakukan antara lain :
-
Tukar menukar informasi
-
Pinjam antar perpustakaan ( inter
library loan )
-
Pelatihan staf perpustakaan yang di
lakukan setahun sekali
-
Rapat kerja perpustakaan APTIK yang di
lakukan setahun sekali.
3. Jaringan
Virtual Perpustakaan Universitas Kristen Indonesia : InCU-VL
E. Kerja
Sama Fungsional
Pusat layanan disiplin
Ilmu ( pusyandi) memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Penghimpun
koleksi dan sumber utama untuk layanan bibliografi di lingkungan
perpustakaanperguruan tinggi, khususnya untuk disiplin yang menjadi tanggung
jawabnya.
2. Membina
kerja sama antara anggota jaringan, Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) perpustakaan
perguruan tinggi lain dan pusat informasi nasional dan internasional.
F. Pendekatan
Subjek
Bentuk-bentuk kerja
sama yang sudah ada :
-
Penyusunan katalog induk
-
Penyediaaan fasilitas
-
Pinjam antar perpustakaan
-
Penelusuran
-
Pengembangan koleksi.
MODUL 6
Kegiatan Belajar 1
Jaringan Komputer dan penerapan
Teknologi Informasi di Perpustakaan
A. Jaringan
Komputer
1. Pengertian
Jaringan Komputer
adalah sebuah kumpulan komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung.
Informasi data dan bergerak melalui kebel-kabel sehingga memungkinkan pengguna
jarinag komputer dapat saling bertukardokumen dan data, mencetak pada printer
yang sama dan bersama –sama menggunakan Hardware/software yang terhubung dengan
jaringan.
2. Jenis-jenis
jaringan
Ada 3 macam jenis
Jaringan/Network yaitu :
a. Local
Area Network ( LAN ) / Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah
jaringan yang di batasi oleh area yang relatif kecil, umumnya di batasi oleh
area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung atau sebuah sekolah
dan bisanya tidak jauh dari sekitar 1 Km persegi.
b. Metropolitan
Area Network ( MAN ) / Jaringan Metropolitan.
c. Wide
Area Network ( WAN )/ Jaringan Area Skala besar Wide Area Network ( WAN )
adalah jarinag yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit
ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada
di Indonesia ataupun yang ada di negara-negara lain.
3. Protokol
Protokol adalah
aturan-aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam
sebuah jaringan, aturan itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi
cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe
kabel dan kecepatan transfer data.
Protokol yang di kenal
adalah sebagai berikut :
-
Ethernet banyak menggunakan metode akses
yang disebut CSMA/CD sistem ini menjelaskan bahwa setiap komputer memperhatikan
ke dalam kabel dari network dari sebelum mengirimkan sesuatu ke dalamnya.
-
Local talk adalah sebuah protokol
network yang di m=kembangkan oleh APPle Computer , Inc. Untuk mesin-mesin
komputer Macintosh.
-
Token Ring.
Metode aksesnya melalui
sebuah lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti cincin.
-
FDDI adalah sebuah protokol jaringan yang
menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jrak jauh.
-
ATM
( Asynchronous Transfer Mode ) myaitu sebuah protokol jaringan yang
mentransmisikan pada kecepatan 155 Mbps atau lebih.
4. Perngkat
Keras yang Diperlukan
Perngkat yang di
butuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu :
Komputer, Card Network,
Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringa seperti :
printer, CD-ROM, scanner, Bridges, Router dan lainnya yang di butuhkan untuk
proses transformasi data di dalam sebuah jaringan.
a. File
Servers
Merupakan jantungnya
kebanyakan jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori
yang besar, Hardist yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang
cepat.
b. Workstations
Keseluruhan komputer
yang terhubung ke file server dalam jaringan.
c. Ethernet
Card/Kartu Jaringan Ethernet
Jaringan ini biasanya
di beli terpisah dengan komputer, kecuali seperti computer Macintosh, yang
sudah megikutkan jaringan Ethernet di dalamnya.
d. Local
Talk Connectors/Konektor Lokal Talk
Adalah kartu jaringa buat
komputer Macintosh, ini menggunakan sebuah kontak adapter khusus dan sebuah
adapter yang terpasang ke Port untuk printer.
e. Token
Ring Cards
Terlihat hampir sams
dengan kartu jaringan Ethernet, satu perbedaaanya adalah tipe konektor di
belakang kartu jaringannya, token ring umumnya mempunyai konektor 9 pin DINyang
menyambungkan kartu jaringan ke kabel Network.
f. Hub/Konsentrator
adalah sebuah perngkat yang menyatukan sebuah kabel network dari tiap-tiap
workstations, server atau perngakat lain.
g. Repeaters
Adalah sebuah LAN
menggunakan topologi bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair.
h. Bridges/Jembatan
Adalah sebuah perngakat
yang membagi satu sebuah jaringan ke dalam biuah jaringan, ini di gunakan untuk
mendapatkan jaringan yang efisien, di mana kadang pertumbuhannetwork sangat
cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu.
i.
Routers
j.
Informasi dari satu jaringan ke jaringa
yang lain, dia hampir sam adngan bridge namun agak pintar sedikit, routers akan
mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas
alamat tujuan dan alamat asal.
5. Topologi/Bentuk
Jaringan
a. Topologi
jaringan Mesh
b. Topologi
jaringan Bintang ( Star )
c. Topologi
jaringan Bus
d. Topologi
jaringan Pohon ( tree )
e. Topologi
jaringan cincin ( Ring )
B. Penerapan
Topologi Informasi di Perpustakaan
Teknologi
informasi perpustakaan berdasarkan fungsinya terbagi dalam beberapa bentukm
antara lain :
1. Automasi
perpustakaan, pekerjaan yang menggunakan komputer, meliputi aktifitas
inventarisasi, katalogisasi, sirkulasi bahan pustaka, pengelolaan anggota dan
statistik.
2. Sistem
Informasi manajemen perpustakaan.
3. Perpustakaan
digital
4. E-learning
Aplikasi komputer di
perpustakaan digunakan untuk :
a. Sirkulasi
b. Jatalogisasi
c. Kontrol
terbitan berseri
d. Kontrol
audio-visual
e. Pengadaan
f. Anggaran
g. Pinjam
antar perpustakaan
h. Berkas
informasi
i.
Katalog terakses secara terpasang
1. Automasi
perpustakaan
Istilah automasi (
dengan huruf a ) sama saja artinya dengan otomasi ( dengan menggunakan huruf o
)
2. Tahap-tahap
Automasi perpustakaan
-
Tingkat pra-jaringan
-
Tingkat jaringan lokal ( lokal Area
Network = LAN )
-
Tingkat jaringan Luas ( Wide Area
Network = WAN )
-
Tingkat jaringan Global ( Internet )
3. Pilihan
terhadap perangkat keras ( Hard Ware ) dan perangkat lunak ( software )
4. Sumber
daya manusia
5. Implementasi
6. Pemanfaatan
internet
7. Perpustakaan
berbasis wabsite
Kegiatan Belajar 2
Perpustakaan Digital, Elektronik
atau Maya sebagai Bentuk Kerja Sama Perpustakaan dan Jaringan informasi di
lingkungan Elektronis
A. Latar
Belakang
Perpustakaan merupakan
agen yang membantu dan menjembadani masyarakat menuju ke perpustakaan digital
yang berkembang secara terpisah-pisah.
Teknologi berperan
sentral bagi perpustakaan dalam upaya memenuhi kepuasan penggunanya ( pelanggan
).
B. Konsep
Perpustakaan Digital
Menurut wikipedia Indonesia,
perpustakaan digital ( Inggris : digital library atau electronic library )
adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk
format digitaldan yang bisa di akses dengan komputer.
1. Elemen
identifikasi Perpustakaan Digital
a. Perpustakaan
digital bukan entitas tunggal
b. Perpustakaan
digital memnutuhkan teknologi yang terhubung ke berbagai sumber.
c. Hubungan
antar berbagai perpustakaan digital dan layanan informasi bagi pengguna ( end
user ) bersifat transparan.
d. Akses
internasional perpustakaan digital dan layanan informasi merupakan tujuan
utama.
e. Koleksi
perpustakaan digital tidak terbatas pada dokumen pengganti ( surrogates )
secara luas artefak digital tidak tidak bisa di representasikan atau di
distribusikan dalam format tercetak.
2. Tujuan
sistem perpustakaan digital
a. Mempercepat
pengembangan secara sistematis
b. Menungkatkan
efisiensi dan lebih ekonomis pemencaran informasi ke berbagai sektor masyarakat
c. Mendorong
upaya kerja sama dalam pemancaran modal sumber informasi, riset, komputerisasi
dan jaringan komunikasi
d. Memperkuat
komunikasi dan kolaborasi di antara riset, bisnis pemerintahan dan komunitas
pendidikan
e. Mengambil
peran sebagai generasi pemimpin dunia dan pemencaran ilmu pengetahuan di
wilayah-wilayah penting yang strategis
f. Berkontribusi
dalam memberi kesempatan belajar sepanjang hayat
3. Mengapa
Perpustakaan Digital ?
Perpustakaan digital
merupakan perpustakaan yang menyimpan informasi dalam bentuk atau pemenuhan
akan kebutuhan informasi dalam bentuk digital dalam sumber-sumber informasi
dari luar untuk di sebarkan kepada pengguna baik yang terdaftar sebagai
pelanggan tertentu maupun komunitas pada umumnya.
4. Mengapa
Digital ?
Guna melayani kebutuhan
komunitas dalam ilmu pengetahuan berbasis digital, informasi dan ilmu pengetahuan
harus selalu siap tersedia.
Perpustakaan digital
dapat berperan,paling tidak dapat menawarkan :
a. Tidak
ada batasan geografis
b. Pelanggan
yang jumlahnya tidak terbatas dapat disediakan secara simultan
c. Kolaburasi
isi ( muatan ) untuk akses materi informasi yang tersedia di hampir seluruh
dunia, cukup menghubungi URL atau permintaan atau pemenuhan kebutuhan akses
akan terhubung.
d. Penyediaan
ruang penyimpanan duplikasi ( pengadaan jumlah kopi pada perpustakaan yang sama
atau pengadaan dari perpustakaan lain )telah menjadi masa lampau.
e. Muatan
digital tidak akan cepat rusak untuk di pakai secara berulang-ulang dan tidak
akan sobek tidak di curi atau hilang.
f. Kemampuan
manfaat teknologi menawarkan kepada pelanggan untuk dapat melayani diri
sendiri, menawarkan respon intuitif bagi pelanggan.
g. Penanggulangan
bencana
C. Manfaat
Perpustakaan Digital
Banyak
manfaat yang diperlukan yang di kemukakan para ahli sebagaimana di sampaikan
Chisenga ( 2003 ) sebagai berikut :
1. Penambahan
koleksi lebih cepat dengan kualitas lebih baik
2. Dapat
mempercepat akses sehingga informasi yang dibutuhkan dapat segera di miliki dan
dimanfaatkan oleh pengguna
3. Lebih
bebas dan dapat memotong mata rantai administrasi untuk memperoleh informasi.
4. Dapat
diakses dimana saja , kapan saja asal ada komputer yng terkoneksi dengan
jaringan
5. Penggunaan
dapat mengakses bukan saja dalam format cetak tetapi dalam format suara,
gambar, video dan lain sebagainya.

ConversionConversion EmoticonEmoticon